Bahaya! Jajanan Anak Sekolah Di Campur Narkoba

Bahaya! Jajanan Anak Sekolah Di Campur Narkoba – Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan bahwa makanan untuk anak usia taman kanak-kanak (TK) yang tercampur dengan narkoba adalah kejahatan yang serius sehingga pelaku harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Peran orang tua siswa dan juga guru serta masyarakat sekitar sekolah sangat penting untuk memperhatikan jajanan yang dijual olah pedagang sekitar sekolah guna menyelamatkan anak dari jajanan yang dicampur dengan narkoba. Permasalahan narkoba sekarang ini tidak hanya menyasar kalangan dewasa, pengedar kejahatan narkoba juga sudah menyasar anak dibawah enam tahun.

Narkoba kerap kali disembunyikan dalam makanan apapun untuk mengelabui petugas. Sebelumnya sempat beredar permen mengandung narkoba, cokelat mengandung narkoba atau brownis berisi campuran ganja. Kasus di Bali, kata Buwas, modusnya warung-warung di sekitar sekolah TK tersebut dibiayai oleh sindikat jaringan narkoba untuk memberikan campuran pada berbagai makanan dan minuman yang dijual. Pengawasan oleh orang tua harus dilakukan serta lingkungan tempat tinggal juga perlu diperhatikan, perilaku anak-anak yang mungkin menjadi korban dapat diperhatikan dengan jelas. Contohnya, mereka tidak lagi mau makan atau meminta uang jajan berlebihan dan lainnya.

permen-jari

Badan Narkotika Nasional (BNN) temukan lima kasus makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak-anak TK telah terkontaminasi narkoba. Berdasarkan hasil penemuan BNN dan juga laporan dari masyarakat, anak-anak TK tidak perlu membayar makanan yang terkontaminasi narkoba tersebut. “Dari hasil penemuan dan juga laporan dari masyarakat, anak-anak TK terkontaminasi melalui makanan dan minuman dan ternyata mereka tidak perlu membayar,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso, di Denpasar, Kamis (12/1/2017) lalu.

Adapun tujuan peredaran tersebut adalah menyasar siswa-siswi SD yang masih polos dan tidak mengetahui apa-apa tentang narkoba. Oleh sebab itu, pihaknya akan terus melakukan kegiatan pencegahan dengan memberikan pengarahan kepada sekolah-sekolah yang ada di Pekanbaru agar siswa-siswi SD tidak jajan sembarangan dan pengawasan di lapangan. Selain itu, pihaknya juga turut mengimbau agar pihak sekolah selalu mengingatkan kepada siswa-siswi SD untuk tidak mudah menerima makanan dari orang yang tidak dikenal.

Narkoba dalam wujud makanan seperti permen, cokelat dan kue “brownies” yang beredar di sejumlah kota besar itu turut berpotensi menyebar di Kota Pekanbaru, karena lokasi Kota Pekanbaru yang cukup strategis di Sumatera. Menurut Budi Waseso, anak-anak sengaja dijadikan ajang peredaran narkoba oleh sindikat narkoba sebab mereka tahu bahwa para pengguna sekarang ini akan hilang untuk beberapa tahun ke depan. Mengenai lokasi tempat-tempat ditemukan kasus anak TK tersebut, Budi Waseso enggan untuk menjelaskannya lebih rinci agar tidak menumbulkan keresahan di masyarakat.

Maka dari itu kita sebagai orang tua wajib memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak kita ketika jajanan di sekolah, yang selalu mengingatkan kepada anak kita untuk tidak jajanan sembarang, dan untuk pihak sekolah harus memeriksa tiap makanan dan minuman yang dijual olah pedagang yang berada di sekitar sekolah. Pencegahan narkoba pada makananan dan minuman anak di sekolah memang harus dilakukan karena narkoba merupakan hal yang dapat merusak masa depan anak kita. Anak-anak memang belum mengerti apa itu narkoba dan mengapa narkoba itu dilarang, peran seorang guru penting untuk bisa memberikan mengetahuan yang baik tentang bahaya narkoba kepada muridnya.

Lindungi anak-anak kita dari bahaya makanan dan minuman yang dicampur narkoba, karena anak-anak kita memiliki cita-cita dan masa depan, jangan sampaikan masa depan dan cita-cita yang telah lama mereka harapkan menjadi hancur karena narkoba. Masalah makanan dan minuman dicampur narkoba bukanlah perkara kecil, namun ini adalah suatu ancaman bagi penerus bangsa. Cukup mengenal dan jangan pernah mencobanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s